Kota yang Kembali

Ia peluk Solo, yang sesekali dingin, meski tak hujan, tak Juni dan hanya Abra yang sempat mencumbu api yang menjulang: seperti melesatkan kunang-kunang mungkin di sini, depan bangunan renta yang enggan terlepas, Ia ingin menghunus cinta yang sembunyi di relung yang getas. tapi 01:15 telah runtuh, dan Kota kembali, lekas 2021